Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 05 Februari 2012

Personal Franchise

Mengapa Personal Franchise?

Personal Franchise atau yang sering disebut Network Marketing, adalah sebuah konsep pemasaran produk dari sebuah perusahaan ke konsumen secara langsung. Pada umumnya perusahaan konvensional memasarkan produknya melalui jalur-jalur distribusi yang amat panjang.
Berbeda dengan sistem konvensional, di konsep Network Marketing, produk yang di pasarkan tidak melalui jalur distribusi yang panjang. Konsumen bisa membelinya langsung dari pabrik melalui distributor. Konsumen pun juga bisa menjadi seorang distributor. Keuntungan yang akan di dapatkan jika seorang konsumen menjadi distributor selain harganya yang murah juga akan mendapatkan penghasilan.
Berikut gambaran jalur distribusi konvensional:

Coba Anda bayangkan sebuah proses distribusi suatu produk bisa sampai ke tangan kita. Sangat panjang bukan?. Inilah sistem pemasaran konvensional dengan jalur-jalur distribusinya. Di bisnis konvensional, hanya orang-orang yang memiliki modal besarlah yang akan mendapatkan keuntungan, karena mampu membeli barang dalam partai besar.
Di bisnis Network Marketing, semua orang bisa mengambil keuntungan, Karena siapa saja bisa menjadi seorang distributor. Network marketing merupakan sebuah efisiensi konsep distribusi, Efisiensi ini memangkas jalur distribusi yang panjang. Dengan efisiennya jalur distribusi maka amat sulit produk ini bisa di palsukan.
Berikut gambaran Efisiensi konsep distribusi:
Jika Anda perhatikan gambar tersebut Anda akan mendapatkan betapa efisiennya konsep ini. Dari setiap keuntungan itu akan di berikan langsung kepada distributornya. Tak heran jika sekarang banyak perusahaan mencoba untuk memasarkan produknya melalui Network Marketing.
Keuntungan yang akan kita dapat jika menjalankan bisnis Network Marketing adalah kita akan mendapatkan sebuah penghasilan yang tak terbatas. Semakin besar jaringan yang dibangun serta semakin banyak penjualan di dalam grup maka penghasilan anda pun akan semakin besar.
Berbeda dengan seorang penjual biasa, seorang distributor atau networker akan mendapatkan penghasilan yang akan terus menerus. mengapa demikian karena mereka membangun jalur-jalur distribusi yang ribuan jumlahnya. dan dari ribuan orang ini akan menghasilkan sebuah omset penjualan yang besar.
Selain itu, kelebihan dari Network marketing adalah Anda akan membentuk sebuah organisasi distribusi yang besar. dan dari setiap grup distribusi yang Anda bangun akan memberikan sebuah keuntungan.
berikut perbandingan jika Anda melakukan distribusi secara Personal dengan Distribusi secara Grup.
.


Dengan konsep seperti ini maka kita akan mendapatkan sebuah efisiensi waktu dan dapat memaksimalkan Distribusi produk.
Untuk Pendaftaran & Informasi Selengkapnya, Silahkan hubungi saya sekarang juga...!!!

Hadi Waluyo
Tiens ID.92 464 800
Email: haditiens@gmail.com
Web: http://www.haditiens.multiply.com/
Web: http://www.haditiens.blogspot.com/
Tlp. +62 81 922 811 66
Sms. +62 856 36 26 166

Suksesss....!!!!!! Suksesss...!!!!

Rabu, 21 Januari 2009

Orang Bodoh Vs Orang Pintar

Orang Bodoh Vs Orang Pintar1. Orang bodoh sulit dapat kerja, akhirnya dia bisnis. Agar bisnisnya berhasil, tentu dia harus rekrut orang Pintar. Walhasil Bosnya orang pintar adalah orang bodoh.2. Orang bodoh sering melakukan kesalahan, maka dia rekrut orang pintar yang tidak pernah salah untuk memperbaiki yang salah. Walhasil orang bodoh memerintahkan orang pintar untuk keperluan orang bodoh.3. Orang pintar belajar agar mendapatkan ijazah untuk selanjutnya mendapatkan kerja. Orang bodoh berpikir secepatnya mendapatkan uang untuk membayari proposal yang diajukan orang pintar.4. Orang bodoh tidak bisa membuat teks pidato, maka disuruh orang pintar untuk membuatnya.5. Orang Bodoh kayaknya susah untuk lulus sekolah hukum (SH), oleh karena itu orang bodoh memerintahkan orang pintar untuk membuat undang-undangnya orang bodoh.6. Orang bodoh biasanya jago cuap-cuap jual omongan, sementara itu orang pintar percaya. Tapi selanjutnya orang pintar menyesal karena telah mempercayai orang bodoh. Tapi toh saat itu orang bodoh sudah ada di atas.7. Orang bodoh berpikir pendek untuk memutuskan sesuatu dipikirkan panjang-panjang oleh orang pintar, walhasil orang orang pintar menjadi staffnya orang bodoh.8. Saat bisnis orang bodoh mengalami kelesuan, dia PHK orang-orang pintar yang berkerja. Tapi orang-orang pintar demo, Walhasil orang-orang pintar 'meratap-ratap' kepada orang bodoh agar tetap diberikan pekerjaan.9. Tapi saat bisnis orang bodoh maju, orang pinter akan menghabiskan waktu untuk bekerja keras dengan hati senang, sementara orang bodoh menghabiskan waktu untuk bersenang-senang dengan keluarganya.10. Mata orang bodoh selalu mencari apa yang bisa dijadikan duit. Mata orang pintar selalu mencari kolom lowongan perkerjaan.11. Bill Gates (Microsoft), Dell, Henry (Ford), Thomas Alfa Edison, Liem Siu Liong (BCA Group), Ali Markus (Maspion) adalah orang-orang Bodoh (tidak pernah dapat S1) yang kaya. Ribuan orang-orang pintar bekerja untuk mereka. Dan puluhan ribu jiwa keluarga orang pintar bergantung pada 'orang bodoh'.